Teknik Bedeng Permanen Alternatif Mengurangi Biaya Produksi Usahatani Pada Kondisi Pendemi Covid19

I Nyoman Soemeinaboedhy, Padusung Padusung, I Gusti Made Kusnarta, Mahrup Mahrup, Fahrudin Fahrudin

Abstract


Permanent raised-beds can be used in several soil seasons and aim to increase production through the application of sustainable and sustainable agriculture and can improve the welfare of farmers. The three basic principles of conservation agriculture are: i) applying minimal or no tillage ii) applying cover crops continuously throughout the year, and iii) applying crop diversification, either by intercropping, crop rotation, and consecutive cropping (relay cropping), especially between non-legume and legume crops. Service activities provide knowledge to farmers by demonstrating the application of permanent bed farming techniques to reduce farm production costs. This activity is expected to: 1) as an example of the application of permanent bed-based agriculture to prevent soil erosion by planting cover crops and mulch, 2) as an example of a permanent bed technique to maintain soil stability and save costs, 3) as an example of a natural way to restore physical, chemical and biological fertility of dry soil, and 4) as an example of how to increase soil productivity in dry paddy fields typology. To achieve this, several conservation methods will be introduced, as well as several types of vegetable crops and minimum tillage techniques will be introduced.

 

 


Keywords


permanent; raised-bad; conservation; monimum; tillage

Full Text:

PDF

References


Abdurachman, A. dan S. Sutono. 2005. Teknologi pengendalian erosi lahan berlereng. hlm. 103−145. Dalam Teknologi Pengelolaan Lahan Kering: Menuju pertanian produktif dan ramah lingkungan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Adiningsih, S. dan Sudjadi. 1983. Pengaruh penggenangan dan pemupukan terhadap tanah podsolik Lampung Tengah. Jurnal Penelitian Tanah dan Pupuk 2. Puslittanak, Bogor.

Food Agriculture Organization (FAO). 2018. Pertanian Konservasi (Perinsip Dasar dan Petunjuk Praktis). FAO. 2018.

Las, I., S. Purba, B. Sugiharto, dan A. Hamdani 2000. Proyeksi kebutuhan dan pasokan pangan tahun 2000−2020. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Kusnarta, I.G.M., B.D. Kertonegoro, B.H. Sunarminto, dan D. Indradewa, 2011. Beberapa Faktor yang berpengaruh Dominan terhadap Struktur Vertisol Tadah Hujan Lombok. Agroteksos Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, Vol. 21, No. 2-3, pp:120-128.

Mulyani, A., Hikmatullah, dan H. Subagyo. 2004. Karakteristik dan potensi tanah masam lahan kering di Indonesia. hlm. 1-32 dalam Prosiding Simposium Nasional Pendayagunaan Tanah Masam. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Rachman, A, A. Dariah, dan E. Husen. 2004. Olah Tanah Konservasi. Hlm.189210 dalam Konservasi Tanah pada Lahan Kering Berlereng. PusatPenelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Badan LitbangPertanian. Departemen Pertanian.

Soepardi, H.G. 2001. Strategi usaha tani agribisnis berbasis sumber daya lahan. hlm. 35− 52. Prosiding Nasional Pengelolaan Sumber Daya Lahan dan Pupuk Buku I. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Sukmana, S. 1994. Budi daya lahan kering ditinjau dari konservasi tanah. hlm. 25−39. Dalam Prosiding Penanganan Lahan Kering Marginal melalui Pola Usaha Tani Terpadu. Jambi, 2 Juli 1994. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Sukmana, S. 1995. Teknik konservasi tanah dalam penanggulangan degradasi tanah pertanian lahan kering. hlm. 23−42. Dalam Prosiding Pertemuan Pembahasan dan Komunikasi Hasil Penelitian Tanah dan Agroklimat. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Suriadikarta, D.A., T. Prihatini, D. Setyorini, dan W. Hartatiek. 2002. Teknologi pengelolaan bahan organik tanah. hlm. 183−238. Dalam Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Menuju Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Bogor.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Kebijakan dan Impelentasi Tata Ruang Daerah Pertanian Tingkat Nasional. Bogor. 2001.




DOI: https://doi.org/10.29303/jgn.v3i3.153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Gema Ngabdi

P-ISSN: 2656-6516, E-ISSN: 2656-8098

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

UNIVERSITAS MATARAM